Monitoring BRMP Sulut Pastikan Bantuan Bibit Kelapa Genjah Terdistribu
Bolaang Mongondow Selatan — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) bersama penyuluh setempat melaksanakan monitoring penyaluran bibit kelapa genjah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada (9–10/9). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan bantuan bibit diterima dan dikelola sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil verifikasi data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), Kabupaten Bolsel memperoleh alokasi kegiatan perluasan kelapa genjah seluas 100 hektare. Program tersebut mendapat dukungan bantuan sebanyak 11.000 batang bibit kelapa genjah untuk mendukung pengembangan komoditas kelapa di wilayah penerima.
Monitoring pertama dilakukan pada Kelompok Tani (Poktan) Karya Baru di Desa Trans Patoa, Kecamatan Helumo. Poktan tersebut memperoleh alokasi 700 batang bibit kelapa genjah dan 86 batang bibit sebagai pengganti atau refraksi, namun bibit masih berada di kelompok dan belum disalurkan kepada anggota.
Tim monitoring menemukan pertumbuhan bibit pada Poktan Karya Baru belum homogen dan sebagian bibit terlihat agak layu. Kondisi tersebut terjadi karena bibit telah menempuh perjalanan selama hampir 10 hari, sehingga kelompok perlu memberikan pemeliharaan secara optimal agar bibit dapat kembali tumbuh dengan baik.
Selain bibit, Poktan Karya Baru telah menerima bantuan pupuk untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Namun, kelompok tersebut belum mengajukan pembiayaan Hari Orang Kerja (HOK) untuk pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Monitoring selanjutnya dilakukan pada Poktan Lestari di Desa Duminanga, Kecamatan Helumo. Poktan tersebut memperoleh alokasi 880 batang bibit kelapa genjah dan telah mendistribusikan seluruh bibit kepada anggota, sedangkan bantuan pupuk juga telah diserahkan kepada masing-masing anggota.
Tim kemudian melakukan monitoring pada Poktan Pemuda Jaya di Desa Tabilaa yang memperoleh alokasi 784 batang bibit kelapa genjah. Bibit masih berada di tempat ketua kelompok dan belum disalurkan kepada anggota karena kelompok mempertimbangkan kondisi cuaca untuk mendukung proses penanaman.
Kondisi bibit pada Poktan Pemuda Jaya terlihat lebih subur karena kelompok menempatkannya di dekat sumber air. Kelompok berencana mendistribusikan bibit kepada anggota ketika hujan tiba agar proses penanaman dapat dilakukan pada kondisi yang lebih mendukung serta menjaga bibit tetap terpelihara dengan baik.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya BRMP Sulawesi Utara memastikan penyaluran bantuan bibit kelapa genjah berjalan sesuai ketentuan. Hasil monitoring juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pemeliharaan, distribusi, dan pemanfaatan bantuan sehingga kegiatan perluasan kelapa genjah dapat memberikan manfaat optimal bagi petani di Kabupaten Bolsel.